Dr. Nilawati Uly Penggerak Kemajuan Pendidikan dan Kesehatan di Tana Luwu

 

Pada hari jadi Tana Luwu ke-753 tahun dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75 tahun yang dirayakan, 23 Januari 2021, tentunya merupakan momen untuk semakin memajukan dunia pendidikan dan kesehatan di Tana Luwu.

Salah satu sosok pendobrak dan berperan menggerakkan roda kemajuan pendidikan dan kesehatan di Tana Luwu adalah Rektor Universitas Mega Buana (UMB) Palopo, DR. Hj. Nilawati Uly, S.Si, Apt, M.Kes.

Sosoknya sudah familiar. Dengan tangan dinginnya, ia berhasil menyulap Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mega Buana yang dibangunnya, 22 Juni 2009 menjadi Universitas Mega Buana Palopo pada 24 Agustus 2020, waktu yang begitu singkat hanya 11 tahun.

Tak heran, kalau Asisten I Kota Palopo, Drs. H. Burhan Nurdin, M.Si, menyanjung dan memujinya. “Selamat kepada UMB dan Bu Rektor Nilawati Uly. Universitas Mega Buana dalam kurun waktu 11 tahun, berubah bentuk menjadi Universitas adalah pencapaian yang luar biasa. Jarang ada PTS yang bisa seperti ini,” puji Burhan Nurdin, saat pelantikan Nilawati Uly sebagai rektor, Sabtu, 19 September 2020 di Gedung Merdeka Convention Hall, Palopo.

Menurut Nilawati Uly, kepada Palopo Pos, Minggu, 24 Januari 2021, alumninya bekerja tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa bekerja di Luar Negeri seperti Arab Saudi, Jepang, dan Taiwan.

Menurut Nilawati Uly yang berhasil lulus dengan predikat Cumlaude pada Program S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Unhas ini, membangun STIKES Mega Buana yang kini berubah menjadi Universitas Mega Buana sejak 24 Agustus 2020 lalu, tidaklah secara instan. Tapi, butuh perjuangan yang tidak kenal lelah.

Kerjasama dengan perguruan tinggi di dalam dan Luar Negeri, merupakan langkah taktis untuk meningkatkan wawasan dan kualitas PTS yang dikelolanya. Kerjasama luar negeri telah dilakukan di empat benua diantaranya Temple University Philadelphia - Amerika Serikat, Supertex Swedia, Tomsk University Moscow-Rusia, RUDN University Moscow-Rusia, Tafe University Australia, Tainan Hospital Taiwan, Acharya University India dan beberapa PT di India, Jepang, Thailand, dan Malaysia.

Untuk LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, STIKes MB berada pada peringkat 16 dari 237 PT se Sulawesi. Sementara pada Tingkat STIKes di Wilayah LLDIKTI IX Sulawesi, STIKES Mega Buana Palopo berada di Peringkat 1. Prestasi yang diraih tidak terlepas dari Ketua Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo, H. Rahim Munir, SP, MM, yang setiap saat selalu mendampingi dan memberi dukungan.

Apa yang dilakukan Nilawati Uly di dunia pendidikan juga mendapat pujian dari Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. “Ini prestasi membanggakan. Tidak mudah meraih yang terbaik di Indonesia Timur. Jadi menurut saya, UMB sudah level nasional, tinggal ditingkatkan lagi ke level internasional,” sebut mantan Direktur Pascasarjana UNM ini.

Tidak hanya dunia Pendidikan yang jadi perhatian dari Srikandi asal Tana Luwu ini. Nilawati Uly juga cukup berjasa dalam dunia kesehatan. Hotel Citra Buana Palopo, disulap menjadi Rumah Sakit termegah di Kota Palopo. Fasilitasnya lebih modern, yaitu Rumah Sakit Mega Buana yang juga melayani pasien BPJS Kesehatan, dan beberapa asuransi kesehatan lainnya.

Nilawati Uly juga memiliki rasa empati kepada masyarakat. Maka tak heran, setiap saat selalu memberikan sumbangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana seperti longsor di Battang, Palopo, Banjir Bandang di Luwu Utara, termasuk memberikan bantuan juga kepada korban gempa di Sulbar.

Tidak itu saja, kepada mahasiswanya juga selalu diberikan kemudahan. Seperti memberikan beasiswa dan menyekolahkan dosen-dosennya untuk meningkatkan wawasan dan kualitas demi memajukan pendidikan.

 (LLDikti IX/AndiTenriDioNasrun)