Kepala LLDikti IX : Universitas Mega Rezky Pencetak Alumni Terbanyak

 

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulseltrabar, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. mengapresiasi dengan pencapaian penyelenggaraan pendidikan tinggi yang diperlihatkan oleh Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar.

Hal ini disampaikan Prof Jasruddin saat dirinya menghadiri kegiatan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Angkatan XI Periode II Tahun Ajaran 2019/2020 Universitas Megarezky, yang berlangsung di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (1/4/2021) siang.

Dalam kesempatan kegiatan Rapat Senat Terbuka ini, Kepala LLDIKTI Wilayah IX mengatakan, bahwa Unimerz merupakan perguruan tinggi swasta dengan masa depan sangat cerah. Sebab, di usianya yang baru menginjak dua tahun saja, Unimerz sudah berhasil menunjukkan pencapaian luar biasa.

Kampus yang terletak di jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, itu berhasil menyabet peringkat terbaik dalam perolehan dana hibah penelitian dalam LLDIKTI IX Award beberapa waktu lalu. Bahkan mereka menyabet tiga penghargaan sekaligus.

Selain itu, dari segi perangkingan klasterisasi Perguruan Tinggi, Unimerz juga menunjukkan kemajuan pesat. Dari yang awalnya berada di posisi 800-an, kini sudah naik ke posisi 400-an secara nasional.

”Unimerz ini dulu namanya STIKES Megarezky dan STKIP Megarezky. Kemudian tahun 2018 dapat SK Universitas. Peringkatnya langsung melejit. Secara nasional mereka ada di peringkat 400-an dari sebelumnya 800-an.”

”Se-Sulawesi dia peringkat 31 dari ribuan kampus. Sedangkan di Sulawesi Selatan, dari 360 lebih kampus, Unimerz ada di peringkat 21. Tentu ini adalah hasil kerja keras mereka dalam berbenah,” ungkap Jasruddin.

Selain itu, Prof Jasruddin juga mengatakan Unimerz memiliki unsur penilaian sendiri, khususnya dalam serapan alumni dalam dunia kerja. Menurutnya, 80 jebolan Unimerz sudah terserap di dunia kerja. Sisanya, ada yang menjadi pencetak lapangan kerja.

”80 persen alumni Unimerz sukses terserap di dunia kerja. Ini buktinya kalau mereka memiliki daya saing dan kualitas tinggi. Sementara sisanya, mereka ada juga yang jadi pencetak lapangan kerja. Jadi pengusaha, dan sebagainya,” tandasnya.

Dengan begitu, ia mengaku siap memberikan dorongan kepada Unimerz dalam meningkatkan kualitas, khususnya dalam mencetak generasi cerdas dan berdaya saing tinggi.

”Kami selalu mendukung setiap upaya yang dilakukan Unimerz untuk kemajuan bangsa, khususnya dalam mencetak generasi yang berdaya saing tinggi,” papar Jasruddin.

"Saya meyakini, Unimerz menjadi kampus unggulan. Jadi tidak salah kalau orangtua sekolahkan anaknya di Unimerz. Soal fasilitas juga silakan dicek sendiri." jelasnya.

"Saya melihat tidak jauh beda dengan Universitas Negeri. Jadi jangan ragu-ragu,” ujar Jasruddin menambahkan.

Wisuda Universitas Mega Rezky ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh setiap peserta dan keluarga sebelum memasuki ruangan.

Jarak kursi juga telah diatur sesuai protokol kesehatan 3 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan, dan menjaga jarak minimal 1 meter dengan posisi peserta wisuda lainnya.

(LLDikti_IX/AndiTenriDioNasrun)