ssss
  1. Home
  2. >
  3. Berita
  4. >
  5. LLDIKTI Wilayah IX Bangun Budaya Peduli Resiko

LLDIKTI Wilayah IX Bangun Budaya Peduli Resiko

BAGIKAN :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SIARAN PERS

Dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), LLDIKTI Wilayah IX menyelenggarakan Bimtek Penyusunan Peta Risiko pada tanggal 2-4 September 2021 di Makassar. Kegiatan yang dimotori oleh Tim Satuan Pengawas Internal (SPI) ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2015 tentang Manajemen Risiko yang mengharuskan satker di lingkungan Kemendikbud untuk menerapkan dan mengembangkan Manajemen Risiko.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Dr. Ir. Jasruddin, M.Si, dalam sambutanya saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa bahwa risiko adalah suatu faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam tiap tindakan dan pengambilan keputusan. “Budaya peduli terhadap risiko sangat penting untuk dibangun, karena apabila pimpinan salah dalam menetapkan langkah dan keliru dalam mengambil keputusan akan berdampak fatal bagi organisasi yang dipimpinnya. Manajemen risiko yang kita bangun ini dapat memberikan landasar yang kuat dalam pengambilan keputusan dan perencanaan”, ujar Prof. Jasruddin.

Prof. Jasruddin juga menyampaikan bahwa upaya membangun budaya peduli risiko ini merupakan bukti keseriusan LLDIKTI Wilayah IX dalam membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). “Kita berharap dengan penyusunan peta risiko ini, kita dapat mengenali risiko tata kelola yang dapat mempengaruhi kemampuan LLDIKTI dalam mencapai tujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah ini,” ujar Prof. Jasruddin.

Dalam penyusunan peta risiko ini, LLDIKTI Wilayah IX dipandu oleh Prof.Dr. Syarifuddin, Ak.,M.Soc.Sc.,CA.CTA.CWM dan Dr. Ratna Ayu Damayanti, SE.,Ak.M.Soc.Sc CA.CRA.CRP yang merupakan pakar di bidang Manajemen Risiko. Dalam melakukan pendampingan, kedua narasumber mengacu pada skema ISO 31000:2018 terkait Standar Manajemen Risiko. Kepada peserta, Prof. Syarifuddin menjelaskan bahwa Risiko adalah segala sesuatu yang berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan yang diukur berdasarkan kemungkinan dan dampaknya.

Untuk tahap pertama, para peserta yang merupakan pegawai di Bagian Tata Usaha fokus mengidentifikasi berbagai risiko, baik yang bersifat strategis, operasional maupun keuangan. Berbagai risiko tersebut dianalisis berdasarkan tingkat konsekuensi atau dampak risiko dan kemungkinan terjadinya risiko. Peserta juga diminta untuk memberikan penilaian terhadap risiko yang dapat dimitigasi dan dilendalikan, diterima, dibagi, dan direduksi. Dari analisis tersebut dipetakanlah risiko yang dihadapi oleh pegawai dalam pekerjaan sehari-hari. Untuk tahap berikutnya, kegiatan seperti ini akan diperluas ke seluruh unit kerja di LLDIKTI Wilayah IX hingga ke aspek monitoriung, evaluasi, penanganan, dan reviu risiko.

Pengumuman

Agenda

Sep 19
01:00:00 - 09:00:00
Talkshow Kanal Youtube LLDIKTI9
Sep 12
All day
Sosialisasi Implementasi Surat Edatan Mendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Kesehatan pada Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal.
Aug 17
00:00:00 - 09:00:00
Undangan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77
Aug 16
August 16 - August 17
Undangan Penyerahan Piagam Pengabdian Dosen Tetap Yayasan
Jul 28
July 28 - July 30
Undangan Bimtek Penulisan Artikel Ilmiah Tahun 2022
Komentar Terbaru